Muslimah Jangan Genit

Banyak becanda dengan ikhwan. Padahal, ini dapat menyebabkan virus merah jambu atau VMJ dan merusak hati.

Alhamdulillah saat ini banyak muslimah yang sudah berhijrah. Sudah mengetahui bahwa memakai kerudung adalah wajib hukumnya serta memakai yang sesuai syariat.

Namun, masih banyak muslimah yang sudah berjilbab lebar nan syar’i tapi pergaulan dengan lawan jenis diluar koridor. Sehingga muslimah tersebut bisa dikatakan muslimah yang genit.

Lantas, bagaimana ciri muslimah yang seperti itu? Berikut adala ciri-cirinya :

1. Berpakaian yang mengundang pandangan. Ia memakai jilbab, namun jilbab dan busana muslimah yang digunakannya dibuat sedemikian rupa agar menggoda pandangan para ikhwan.

2. Senang dilihat. Mereka bersemangat mencari-cari perhatian ikhwan, sering membuat sensasi-sensasi yang memancing perhatian ikhwan dan suka berjalan melewati kerumunan ikhwan.

3. Kata-kata mesra yang ‘Islami’. Tentu saja kata-kata mesranya berbeda dengan gaya orang pacaran, namun mereka menggunakan gaya bahasa Islami, seperti “Jazakallah yah akhi”

4. SMS tidak penting. Hal ini menurutnya lebih aman karena tidak diketahui oleh orang lain. Biasanya akan SMS menanyakan kabar, mengingatkan shalat malam, dan hal lainnya.

5. Banyak becanda dengan ikhwan. Padahal, ini dapat menyebabkan virus merah jambu atau VMJ dan merusak hati.

6. Tidak khawatir terjadi ikhtilat (campur baur ikhwan-akhwat). Bisa jadi ada saat dimana kita tidak bisa menghindari khalwat dan ikhtilat. Namun seharusnya saat berada pada kondisi tersebut seorang mukmin yang takut pada azab Allah sepatutnya memiliki rasa khawatir jika berlama-lama ada dalam kondisi itu.

7. Berbicara dengan nada mendayu. Gaya bicara seperti ini dapat menimbulkan ‘bekas’ pada hati laki-laki yang mendengarnya. Padahal Allah telah melarangnya dalam Al Qur’an: “Maka janganlah kalian merendahkan suara dalam berbicara sehingga berkeinginan jeleklah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah perkataan yang ma‘ruf.” ( Q.S. Al Ahzab: 32).

Wahai muslimah, hindarilah dirimu dari perbuatan-perbuatan di atas. Sebab wanita adalah fitnah terbesar untuk laki-laki. Bantu laki-laki untuk menundukkan pandangannnya dengan tidak melakukan hal-hal seperti itu.

Mualaf – Komik Islami

Sebagian mualaf memang bikin iri. Mereka datang belakangan, tapi totalitasnya pada Islam begitu tinggi.
.
Sebut saja misalnya Syaikh Yusuf Estes. Di agama lamanya, beliau adalah seorang pendakwah. Begitu memeluk Islam, ghirah dakwahnya tak berubah. Beliau serius menuntut ilmu dan berusaha menyelami imannya secara kafah. Mungkin, seperti itulah mestinya hijrah.
.
Syaikh Yusuf Estes merupakan salah satu dari sekian orang yang mendapat hidayah karena serius mencari. Bukan sekadar pindah agama karena iming-iming duniawi. Sebab, sebelum menjadi muslim, beliau hidup berkecukupan dan disegani. Bukan pula karena ingin menikahi gadis pujaan hati. Apalagi hanya karena sebungkus dua bungkus mie. .
.
Menyimak kisah pencariannya menjadi charger bagi diri. Kita yang sejak lahir tahu-tahu sudah muslim ini mungkin tak terlalu menyadari betapa kita sesungguhnya telah mendapat nikmat yang besar sekali. Mungkin karena tak perlu susah-susah mencari, kita cenderung menjadi abai. Menganggap agama tak lebih dari formalitas birokrasi. Bahkan beban yang selalu diratapi.
.
Syaikh Yusuf Estes hidup di Amerika. Kita tahu, liberalisme dan materialisme tumbuh subur di sana. Tapi, itu tak lantas membuatnya silau dan gelap mata. Beliau sungguh-sungguh mencari kebenaran hingga hidayah pun meneranginya.
.
Syaikh tidak berhenti sampai di situ. Beliau selami samudra ilmu. Kemudian aktif mendakwahkan tauhid yang diyakininya. Tak terhitung berapa banyak orang masuk Islam lewat ajakannya.
.
Bagaimana dengan kita? Semoga kita bukan termasuk orang yang durhaka. Konon punya Al Qur’an tapi jarang dibaca. Apalagi dipahami maknanya. Tahu-tahu berani mengkritisi isinya yang konon dianggap tak lagi relevan dengan perkembangan dunia. .

Bukber Dirumah Aja

 Bukbeeerrr…. Agenda rutin yang ditunggu tunggu dengan segala dramanya yang kadang gak jarang juga berakhir jadi wacana. Momen ini tentunya salah satu momen yang ngangeniiiiinn banget, karena biasanya dijadiin ajang reuni bareng temen temen sd, smp, sma, bahkan kuliah/kominitas. Tapi sayangnya gara gara social distancing kita jadi gak bisa bertemu sapa dengan mereka :((
.
Tapiii gak papa kook. Tahun ini kita masih bisa bukber dirumah aja…. tiap hari bisa makan bareng keluarga, teman kontrakan atau temen kosan. Atau yang lagi tren sekarang…. Bukber online! Hehehe
.
Selain itu, ada sisi positifnya lainnya juga lhoo. Kita jadi bisa hemat pas lagi misqueen, karena ga perlu ngeluarin ongkos dan rogoh dompet dalem dalem 😁. Jangan lupa makannya jangan berlebihan yaa biar ntar ga susah gerak hihi

Gimana momen bukber kalian di ramadhan tahun ini?? .

Design a site like this with WordPress.com
Get started