Hukum Ngupil Ditempat Umum

#Bismillah

๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ Hukum Ngupil Di Tempat Umum ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ

๐Ÿ“Œ Ahmad Anshoriย  Kemarin lusa

โžก Mhn penjelasanny terkait hukum ngupil di tempat umum.

Jawaban :

Bismillah, wassholaatu was salam โ€˜ala rasulillah, wabaโ€™du.

Pada dasarnya, mengupil adalah kegiatan yang hukumnya mubah. Hanya saja akan menjadi masalah, ketika mengupil di lakukan di khalayak umum, atau cukup di hadapan orang lain. Karena ada hak orang lain yang terusik oleh perbuatan itu, yaitu menyebabkan orang yang melihatnya merasa jijik.

Di sini, kita menemukan suatu sifat yang dapat membantu untuk mengetahui hukum mengupil di depan umum atau di hadapan orang lain, yaitu membuat jiwa merasa jijik (tuโ€™afih al-anfus).

Beberapa hadis menerangkan larangan melakukan tindakan yang dapat menyebabkan jijik. Diantaranya, hadis tentang larangan buang air kecil di air yang menggenang.
Nabi shallallahualaihi wa sallam bersabda,

ู„ุง ูŠูŽุจููˆู„ูŽู†ู‘ูŽ ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ูููŠ ุงู„ู’ู…ูŽุงุกู ุงู„ุฏู‘ูŽุงุฆูู…ู ุงู„ู‘ูŽุฐููŠ ู„ุง ูŠูŽุฌู’ุฑููŠ , ุซูู…ู‘ูŽ ูŠูŽุบู’ุชูŽุณูู„ู ู…ูู†ู’ู‡ู

Janganlah seseorang dari kalian kencing di air yang menggenang; yang tidak mengalir, lalu dia mandi menggunakan air tersebut. (HR. Bukhori)

Penulis Kifayatul Akhyar, mengutip pernyataan Imam Ar-Rafiโ€™i โ€“rahimahumallahโ€“ yang menjelaskan alasan larangan ini,

ูˆู‡ุฐุง ุงู„ู…ู†ุน ูŠุดู…ู„ ุงู„ู‚ู„ูŠู„ ูˆุงู„ูƒุซูŠุฑ ู„ู…ุง ููŠู‡ ู…ู† ุงู„ุงุณุชู‚ุฐุงุฑ, ูˆุงู„ู†ู‡ูŠ ููŠ ุงู„ู‚ู„ูŠู„ ุฃุดุฏ ู„ู…ุง ููŠู‡ ู…ู† ุงู„ุชู†ุฌุณ ุงู„ู…ุงุก..

Larangan ini mencakup air menggenang sedikit maupun banyak. Karena tindakan tersebut dapat menimbulkan rasa jijik. Pada air yang sedikit, larangan lebih ditekankan, karena dapat menyebabkan air menjadi najis. (Kifayatul Akhyar, hal.25)

Imam Tabrani meriwayatkan sebuah hadis dari sahabat Ibnu Umar โ€“radhiyallahuโ€™anhuma-, yang menerangkan larangan buang hajat di bawah pohon yang berbuah. Meskipun para ulama hadis menilai sanad hadis ini dhoโ€™if, namun secara makna, benar.

Kemudian Imam Abu Bakr bin Muhammad Al-Husaini โ€“rahimahullahโ€“ (penulis Kifayatul Akhyar) menjelaskan alasannya,

ูˆุงู„ุญูƒู…ุฉ ููŠ ุฐู„ูƒ ุญุชู‰ ู„ุง ุชุชู†ุฌุณ ุงู„ุซู…ุฑุฉ ูุชูุณุฏ, ุฃูˆ ุชุนุงูู‡ุง ุงู„ุฃู†ูุณ..

Hikmah larangan tersebut adalah, supaya buah yang jatuh tidak terkena najis, sehingga menyebabkannya rusak, atau menyebabkan jiwa merasa jijik. (Kifayatul Akhyar, hal. 25)

Dari sini, kemudian para ulama menyimpulkan sebuah kaidah fikih,

ู…ุง ูŠุนุงู ููŠ ุงู„ุนุงุฏุงุช ูŠูƒุฑู‡ ููŠ ุงู„ุนุจุงุฏุงุช

Segala tindakan yang menjijikan secara adat, maka dimakruhkan secara ibadah.

(Lihat : Al-Qawaid Al-Fiqhiyyah Baina Al-Isholah wa At-Taujih, hal. 161)

Berdasarkan kaidah ini, hukum mengupil di hadapan orang lain yang menyebabkan dia merasa jijik adalah, makruh. Dan makruh adalah tindakan yang bila ditinggalkan karena Allah akan berbuah pahala, bila dikerjakan tidak berdosa.

Keterangan di atas menggiring kita untuk menyimpulkan sebuah kesimpulan yang amat indah, yaitu bahwa Islam adalah agama yang sangat menjaga perasaan orang lain. Segala tindakan yang dapat menimbulkan rasa jijik, dilarang oleh agama ini. Dan tentu saja, diantara bentuknya adalah, mengupil di hadapan orang lain. Adat dan tabiโ€™at manusia menilai, bahwa perbuatan semacam ini adalah -mohon maaf- tindakan ceroboh dan menjijikkan.

Demikian.

Wallahuaโ€™lam bis showab.

Dijawab oleh Ustadz Ahmad Anshori, Lc

Tidak Ada Angka Sial โ€ข Aulia Izzatunisa

*๐Ÿ“š ANGKA SIAL ?*

โœ๐Ÿผ Ust. Dr Firanda Andirja, MA berkata :

“Dalam Islam tidak ada hari sial, tempat sial, tidak ada angka sial, apalagi burung sial. *Yang ada maksiat membawa kesialan, dan ketaatan membawa keberkahan.*

Kapan anda bermaksiat maka keburukan dan kesialan mengancam mendatangi anda”
***
Catatan : Ketika muncul anggapan sial, maka segera buang jauh-jauh. Yakinlah ini takdir Allah yang terbaik untuk makhluknya. Ketika mendapatkan hal yang tidak mengenakkan, ucapkanlah:

ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ู„ุงูŽ ูŠูŽุฃู’ุชูู‰ ุจูุงู„ู’ุญูŽุณูŽู†ูŽุงุชู ุฅูู„ุงู‘ูŽ ุฃูŽู†ู’ุชูŽ ูˆูŽู„ุงูŽ ูŠูŽุฏู’ููŽุนู ุงู„ุณู‘ูŽูŠู‘ูุฆูŽุงุชู ุฅูู„ุงู‘ูŽ ุฃูŽู†ู’ุชูŽ ูˆูŽู„ุงูŽ ุญูŽูˆู’ู„ูŽ ูˆูŽู„ุงูŽ ู‚ููˆู‘ูŽุฉูŽ ุฅูู„ุงู‘ูŽ ุจููƒูŽ

[Allahumma laa yaโ€™ti bilhasanaati illa anta. Wa yadfaโ€™us sayyi-ati illa anta. Wa laa hawla wa laa quwwata illa billah]

โ€œYa Allah, tiada yang dapat mendatangkan kebaikan kecuali engkau. Tidak ada yang dapat menolak bahaya kecuali engkau. Tidak ada daya dan upaya melainkan denganmu.โ€

๐Ÿ“‚ Islam itu Indah

โ€ขโ”ˆโ”ˆโ€ขโ€ขโ€ขโœฆโœฟโœฆโ€ขโ€ขโ€ขโ”ˆโ”ˆโ€ข

*

Azab Untuk Pelakor โ€ข Aulia Izzatunisa

Sekarang ini ada istilah pelakor (perebut laki orang) maksudnya adalah wanita fasik yang berniat jelek ingin merusak rumah tangga orang lain. Wanita ini menggoda laki-laki yang sudah memiliki beristri tentu dengan cara yang HARAM.
.
Wanita ini merayu, mengajak berzina baik zina kecil maupun zina besar bahkan sampai menjelek-jelekan istri dari laki-laki tersebut. Ia berharap laki-laki yang ia goda bisa beralih ke pelukannya untuk menjadi selingkuhan atau bahkan menjadi suaminya baik sah maupun tidak sah.
.
Cara seperti ini sangat dikecam dalam Islam, terdapat istilah TAKHBIB , yaitu merusak hubungan istri dengan suaminya. Demikian juga terlarang merusak hubungan suami dengan istrinya.
Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda
.
โ€Barang siapa yang merusak hubungan seorang wanita dengan suaminya maka dia bukan bagian dari kami.โ€ (HR. Ahmad, shahih)
.
Dalam kitab Mausuโ€™ah Fiqhiyyah dijelaskan bahwa merusak di sini adalah mengompor-ngimpori untuk minta cerai atau menyebabkannya (mengompor-ngompori secara tidak langsung).
.
โ€œMaksud merusak istri orang lain yaitu mengompor-ngompori untuk meminta cerai atau menyebabkannya, maka ia telah melakukan dosa yang sangat besar.โ€ (Mausuโ€™ah Fiqhiyyah 5/291)
.
Maka demikian juga PELAKOR yang menggoda suami orang lain, membuat suami lupa dan benci dengan istrinya karena perbuatan selingkuh.

Bisa Jadi Ada Gerhana Sebab Turunnya Azab โ€ข Aulia Izzatunisa

# Gerhana Bisa Jadi Sebab Turunnya Adzab Bagi Manusia

.
-Ketika terjadi gerhana hendaklah kita tidak menganggap biasa-biasa saja, tetapi semakin takut kepada Allah yaitu bertakwa dan banyak istigfarย  (bukan takut histeris dll)
.
-Gerhana tidak ada kaitannya dengan kejadianย  apapun di bumi seperti (dihubung-hubungkan secara mistis), misalnya kematian seseorang atau tanda akan bencana besar dll
.
-Sebagaimana ketika Ibrahim anak Nabi shallallahu alaihu wa sallam meninggal dan terjadi gerhana, maka beliau menjelaskan bahwa itu tidak ada kaitannya tetapi perbanyak dzikir, istigfar dan sedekah
.
-Laksanakan juga shalat sunnah gerhana jika terjadi gerhana
.
-Bisa jadi sebab turunnya adzab kepada manusia karenanya diperintahkan perbanyak dzikir, istigfar dan bersedekah

______

Ketika terjadi gerhanaย  yaitu gerhana bulan khususnya. Sebagian manusia menganggap remeh, biasa saja atau seolah-olahย  ini hanya fenomena alam biasa saja. Hendaknya seorang muslim merasa takut kepada Allah ketika terjadi gerhana matahari ataupun gerhana bulan. Karena Allah menakut-nakuti hamba-Nya melalui gerhana ini agar mereka kembali ingat akan kekuasaan Allah dan merasa takut kepada Allah.

Sahabat Abu Musa Al Asyโ€™ariradhiyallahu โ€˜anhu menceritakan,

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจูู‰ ู…ููˆุณูŽู‰ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฎูŽุณูŽููŽุชู ุงู„ุดู‘ูŽู…ู’ุณู ููู‰ ุฒูŽู…ูŽู†ู ุงู„ู†ู‘ูŽุจูู‰ู‘ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ููŽู‚ูŽุงู…ูŽ ููŽุฒูุนู‹ุง ูŠูŽุฎู’ุดูŽู‰ ุฃูŽู†ู’ ุชูŽูƒููˆู†ูŽ ุงู„ุณู‘ูŽุงุนูŽุฉู ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ุฃูŽุชูŽู‰ ุงู„ู’ู…ูŽุณู’ุฌูุฏูŽ ููŽู‚ูŽุงู…ูŽ ูŠูุตูŽู„ู‘ูู‰ ุจูุฃูŽุทู’ูˆูŽู„ู ู‚ููŠูŽุงู…ู ูˆูŽุฑููƒููˆุนู ูˆูŽุณูุฌููˆุฏู ู…ูŽุง ุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชูู‡ู ูŠูŽูู’ุนูŽู„ูู‡ู ููู‰ ุตูŽู„ุงูŽุฉู ู‚ูŽุทู‘ู ุซูู…ู‘ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ยซ ุฅูู†ู‘ูŽ ู‡ูŽุฐูู‡ู ุงู„ุขูŠูŽุงุชู ุงู„ู‘ูŽุชูู‰ ูŠูุฑู’ุณูู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู„ุงูŽ ุชูŽูƒููˆู†ู ู„ูู…ูŽูˆู’ุชู ุฃูŽุญูŽุฏู ูˆูŽู„ุงูŽ ู„ูุญูŽูŠูŽุงุชูู‡ู ูˆูŽู„ูŽูƒูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูŠูุฑู’ุณูู„ูู‡ูŽุง ูŠูุฎูŽูˆู‘ููู ุจูู‡ูŽุง ุนูุจูŽุงุฏูŽู‡ู ููŽุฅูุฐูŽุง ุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชูู…ู’ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ุดูŽูŠู’ุฆู‹ุง ููŽุงูู’ุฒูŽุนููˆุง ุฅูู„ูŽู‰ ุฐููƒู’ุฑูู‡ู ูˆูŽุฏูุนูŽุงุฆูู‡ู ูˆูŽุงุณู’ุชูุบู’ููŽุงุฑูู‡ู ยป.

, โ€Pernah terjadi gerhana matahari pada zaman Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam. Nabi lantas berdiri takut karena khawatir akan terjadi hari kiamat, sehingga beliau pun mendatangi masjid kemudian beliau mengerjakan shalat dengan berdiri, rukuโ€™ dan sujud yang lama. Aku belum pernah melihat beliau melakukan shalat sedemikian rupa.โ€

Nabi shallallahu โ€™alaihi wa sallam lantas bersabda, โ€Sesungguhnya ini adalah tanda-tanda kekuasaan Allah yang ditunjukkan-Nya. Gerhana tersebut tidaklah terjadi karena kematian atau hidupnya seseorang.Akan tetapi Allah menjadikan demikian untuk menakuti hamba-hamba-Nya. Jika kalian melihat sebagian dari gerhana tersebut, maka bersegeralah untuk berdzikir, berdoโ€™a dan memohon ampun kepada Allah.โ€[1]

Ketika terjadi kita diperintahkan berdoa, shalat, dan bersedekah

Kita diperintahkan agarย  segera menegakkan shalat, memperbanyak dzikir, istighfar, doa, sedekah, dan melakukan amal shalih tatkala terjadi peristiwa gerhana. RasulullahShallallahu โ€˜alaihi wa sallambersabda:,

ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ุดู‘ูŽู…ู’ุณูŽ ูˆูŽุงู„ู‚ูŽู…ูŽุฑูŽ ุขูŠูŽุชูŽุงู†ู ู…ูู†ู’ ุขูŠูŽุงุชู ุงู„ู„ู‡ู ู„ุงูŽูŠูŽู†ู’ูƒูŽุณูููŽุงู†ู ู„ูู…ูŽูˆู’ุชู ุฃูŽุญูŽุฏู ูˆูŽู„ุงูŽ ู„ูุญูŽูŠูŽุงุชูู‡ู ููŽุฅูุฐุง ุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชูู…ู’ ุฐูŽู„ููƒูŽ ููŽุงุฏู’ุนููˆู’ุงุงู„ู„ู‡ูŽ ูˆูŽูƒูŽุจู‘ูุฑููˆู’ุง ูˆูŽุตูŽู„ู‘ููˆู’ุง ูˆูŽุชูŽุตูŽุฏู‘ูŽู‚ููˆู’ุง โ€ฆ

โ€œSesungguhnya matahari dan bulan adalah bukti tanda-tanda kekuasaan Allah. Sesungguhnya keduanya tidak mengalami gerhana karena kematian seseorang, dan tidak pula karena hidupnya seseorang. Oleh karena itu, bila kalian melihatnya, maka berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, shalat dan bersedekahlah. โ€œ[2]

Khususnya shalat maka lebih ditekankan lagi pelaksanaannya karena ini merupakan amal yang dilakukan oleh RasulullahShallallahu โ€˜alaihi wa sallam dan beliau memerintahkannya.

Beliau shallallahu โ€™alaihi wa sallambersabda,

ููŽุฅูุฐูŽุง ุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชูู…ู’ ููŽุตูŽู„ู‘ููˆุง

โ€Jika kalian melihat gerhana tersebut, maka shalatlah.โ€[3]

Bahkan sebagian ulama mewajibkan shalat gerhana.

Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Saโ€™di rahimahullahu berkata,

ูˆู‚ุงู„ ุจุนุถ ุงู„ุนู„ู…ุงุก ุจูˆุฌูˆุจ ุตู„ุงุฉ ุงู„ูƒุณูˆูุ› ู„ุฃู† ุงู„ู†ุจูŠย  ูุนู„ู‡ุง ูˆุฃู…ุฑ ุจู‡ุง

โ€œSebagian ulama berpendapat akanwajibnya sholat gerhana, sebab Nabi Shallallรขhu โ€˜alaihi wa Sallam mengamalkan dan memerintahkannya.โ€[4]

ada juga yang berpendapat bahwa hukumnya adalah sunnah muโ€™akkadah , yaitu sunah yang sangat ditekankan pelaksanaannya.

Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullahuberkata ,

ูุงู„ุฌู…ู‡ูˆุฑ ุนู„ู‰ ุฃู†ู‡ุง ุณู†ุฉ ู…ุคูƒุฏุฉุŒ ูˆุตุฑุญ ุฃุจูˆ ุนูˆุงู†ุฉ ููŠ ุตุญูŠุญู‡ ุจูˆุฌูˆุจู‡ุงุŒ

โ€œJumhur berpendapat bahwa hukumnya (sholat gerhana) adalah sunnah mu`akkadah. Abu โ€˜Awanah
menegaskan di dalam Shahih-nya bahwa hukumnya wajib.

Gerhana bisa jadi sebab turunnya adzab

Karenanya kita perlu takut dan ingat kepada Allah tatkala terjadi gerhana. Syaikh Shalih Al-Fauzanhafidzahullah berkata,

ูˆู„ู…ุง ูƒุณูุช ุงู„ุดู…ุณ ููŠ ุนู‡ุฏ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… , ุฎุฑุฌ ุฅู„ู‰ ุงู„ู…ุณุฌุฏ ู…ุณุฑุนุง ูุฒุนุง , ูŠุฌุฑ ุฑุฏุงุกู‡ , ูุตู„ู‰ ุจุงู„ู†ุงุณ , ูˆุฃุฎุจุฑู‡ู… ุฃู† ุงู„ูƒุณูˆู ุขูŠุฉ ู…ู† ุขูŠุงุช ุงู„ู„ู‡ , ูŠุฎูˆู ุงู„ู„ู‡ ุจู‡ ุนุจุงุฏู‡ , ูˆุฃู†ู‡ ู‚ุฏ ูŠูƒูˆู† ุณุจุจ ู†ุฒูˆู„ ุนุฐุงุจ ุจุงู„ู†ุงุณ , ูˆุฃู…ุฑ ุจู…ุง ูŠุฒูŠู„ู‡ , ูุฃู…ุฑ ุจุงู„ุตู„ุงุฉ ุนู†ุฏ ุญุตูˆู„ู‡ ูˆุงู„ุฏุนุงุก ูˆุงู„ุงุณุชุบูุงุฑ ูˆุงู„ุตุฏู‚ุฉ ูˆุงู„ุนุชู‚ ูˆุบูŠุฑ ุฐู„ูƒ . ู…ู† ุงู„ุฃุนู…ุงู„ ุงู„ุตุงู„ุญุฉ , ุญุชู‰ ูŠู†ูƒุดู ู…ุง ุจุงู„ู†ุงุณ ; ูููŠ ุงู„ูƒุณูˆู ุชู†ุจูŠู‡ ู„ู„ู†ุงุณ ูˆุชุฎูˆูŠู ู„ู‡ู… ู„ูŠุฑุฌุนูˆุง ุฅู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ูˆูŠุฑุงู‚ุจูˆู‡

โ€œKetika terjadi gerhana matahari di jaman Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa sallam, beliau keluar dengan bergegas, menarik bajunya, lalu shalat dengan manusia, dan memberitakan kepada mereka: bahwa gerhana adalah satu tanda dari tanda-tanda kekuasaan Allah, dengan gerhana tersebut Allah menakut-nakuti para hamba-Nya.

Boleh jadi merupakan sebab turunnya adzab untuk manusia, dan memerintahkan untuk mengerjakan amalan yang bisa menghilangkannya. Beliau memerintahkan untuk mengerjakan sholat, berdoa, istighfar, bersedekah, memerdekakan budak, dan amalan-amalan shalih lainnya ketika terjadi gerhana; hingga hilang musibah yang menimpa manusia.โ€[6] Demikian semoga bermanfaat

@Pogung Dalangan,ย  Yogyakarta Tercinta

Penyusun:ย ย  Raehanul Bahraen

Artikel http://www.muslimafiyah.com

[1] HR. Muslim no. 912

[2] HR. Bukhari Muslim

[3] HR. Bukhari no. 1043

[4]ย  Al-Mukhtarat al-Jaliyah minal Masa`ili al-Fiqhiyah hal. 73

[5] Fathul Baari II/527

[6] Mulakhkhos Fiqhiyah syaikh Shalih Al-Fauzan

Sholat Gerhana Bulan Batal Jika Gerhana Tertutupi Awan Mendung

Bismillah..Insyallah malam ini akan teejadi gerhana bulan dan ummat islam disunnahkan untuk solat gerhana.

Pertanyaan :

Apakah terlihatnya gerhana bulan menjadi syarat shalat gerhana bulan? Bagaimana jika awan mendung menutupi penampakan gerhana bulan?

Jawab :
Para ulama sepakat bahwa shalat gerhana tidak dilaksanakan kecuali ketika melihat langsung fenomena gerhana matahari atau bulan. Baik itu gerhana total maupun gerhana sebagian. Dalilnya adalah sabda Nabi saw:

ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ุดู‘ูŽู…ู’ุณูŽ ูˆูŽุงู„ู’ู‚ูŽู…ูŽุฑูŽ ุขูŠูŽุชูŽุงู†ู ู…ูู†ู’ ุขูŠูŽุงุชู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุŒ ู„ุงูŽ ูŠูŽู†ู’ูƒูŽุณูููŽุงู†ู ู„ูู…ูŽูˆู’ุชู ุฃูŽุญูŽุฏู ูˆูŽู„ุงูŽ ู„ูุญูŽูŠูŽุงุชูู‡ู ุŒ ููŽุฅูุฐูŽุง ุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชูู…ููˆู‡ูู…ูŽุง ููŽุงุฏู’ุนููˆุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูˆูŽุตูŽู„ู‘ููˆุง ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูŽู†ู’ุฌูŽู„ูู‰ูŽ

โ€œMatahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Kedua gerhana tersebut tidak terjadi karena kematian atau lahirnya seseorang. Jika kalian melihat keduanya, berdoโ€™alah pada Allah, lalu shalatlah hingga gerhana tersebut hilang (berakhir).โ€ (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam lafadh lain disebutkan:

ููŽุฅูุฐูŽุง ุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชูู…ููˆู‡ูู…ูŽุง ููŽุงูู’ุฒูŽุนููˆุง ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ุตู‘ูŽู„ุงูŽุฉู

โ€œJika kalian melihat kedua gerhana matahari dan bulan, bersegeralah menunaikan shalat.โ€ (HR. Bukhari)

Penentuan shalat gerhana tidak boleh dilaksanakan atas dasar petunjuk ahli falak semata. Imam An-Nawawi menjelaskan, โ€œJika gerhana matahari tertutup dengan awan mendung, padahal dapat diperkirakan terjadi gerhana maka tetap tidak boleh melaksanakan shalat sampai benar-benar yakin (dapat dilihat lansung dengan mata).โ€ Lalu beliau menukilkan pernyataan Ad-Darimi dan ulama lainnya, dimana mereka berkata, โ€œShalat gerhana tidak boleh bersandar atas dasar perhitungan ahli falak.โ€

Referensi
(An-Nawawi, Raudatul Thalibin, 1/596)
Semoga Bermanfa’at..

8 Macam Rezeki โ€ข Aulia Izzatunisa

*8 MACAM REZEKI*

*1.Rezeki Yang Telah Dijamin*

*_”Tidak ada satu mahluk melatapun yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin Allah rezekinya”_*
(Q.S.11:6)

Contoh : Meskipun seorang anak yatim piatu tidak memiliki orangtua, namun ia akan tetap hidup sampai besar dirawat panti asuhan atau diadop oleh keluarga lain

*2.Rezeki Karena Usaha*

*_”Tidaklah manusia mendapatkan apa-apa kecuali apa yang dikerjakannya”_* (Q.S.53:39)

Contoh : Karena keuletan dalam usaha, kini bangsa Turki bisa makmur, padahal alamnya tidak begitu kaya.

*3.Rezeki Karena Bersyukur*

*_”Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu”_* (Q.S.14:7)

Contoh : Brunei Darusalam baru-baru ini menerapkan syariat islam sebagai rasa syukur kepada Allah atas nikmatNya, maka mereka kini menemukan ladang gas baru kapasitas miliaran kubik.

*4.Rezeki Tak Terduga*

*_Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya”_*
(QS. At Thalaq :2)

Contoh : Karena ketaqwaan penduduk Mekkah dan Madinah, siapa sangka minyak dan gas berada dibawah tanah Hijaz (Arab Saudi).

*5.Rezeki Karena Istighfar*

*_”Beristighfarlah kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, pasti Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyak hartaโ€_* (QS. 71 : 10-11)

Contoh : Kaum Nabi Yunus, setelah mereka bertobat maka Allah karuniakan kemakmuran bagi mereka sampai 40 tahun, riwayat lain mengatakan 80 tahun lamanya.

*6.Rezeki Karena Menikah*

*_”Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak dari hamba sahayamu baik laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, maka Allah akan memberikan kemapanan kepada mereka dengan karunia-Nya.โ€_* (QS. an-Nur : 32)

Contoh : Ketika masih bujangan, Abdurrahman bin Auf r.a hanya seorang penjual tali, namun setelah menikah ia menjadi pengusaha besar owner pasar Madinah.

*7.Rezeki Karena Anak*

*_”Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut miskin. Kamilah yang akan menanggung rezeki mereka dan juga (rezeki) bagimu.โ€_* (QS. al-Isra 31)

Contoh : Yakub waktu mudanya hijrah dari rumahnya dan menjadi pengembala kambing, setelah menikah dan memiliki 12 anak, justru kambing-kambingnya juga makin bertambah banyak.

*8.Rezeki Karena Sedekah*

*_”Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (infak & sedekah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipatan yang banyak”_* (QS. Al Baqarah 245)

Contoh :ย  kedermawanan Utsman bin Affan r.a hingga kini masih ada warisannya dan tabungannya masih tersimpan di no.rekening Bank syariah Arab Saudi.

*SEMOGA BERMANFAAT*

Jangan Tertipu Dunia โ€ข Aulia Izzatunisa

*DI AKHIR ZAMAN GINI UDAH GAK MASANYA LAGI:*
-tahun baru di hotel
-tahun baru ke mall
-tahun baru ke bioskop
-tahun baru dugem
-tahun baru hura-hura
-tahun baru liat kembang api
-tahun baru niup terompet
-tahun baru liat live music
-tahun baru joget joget
*DI AKHIR ZAMAN GINI MASANYA UNTUK:*
-ke masjid sholat berjamaah
-hadiri majelis kajian ilmu
-liat live tausiyah
-mendengar tilawah
-tahajjud berjama’ah
-bermuhasabah
-berdzikir & berdoa
*Semua bisa didapat, di*
๐Ÿ•Œ Masjid Raya Pondok Indah
โฑStart: ba’da maghrib 31 desember 2016 s/d masuk dhuha 1 januari 2017
*Mari hadiri, “MALAM BERSAMA ALLAH”, berqibar (ber-qiyamullail bareng)*
Bersama : Ustadz Dr. Haikal Hassan, pakar sejarah dan peradaban Islam
-Kupas tuntas sejarah Islam
-Membongkar sejarah tahun baru
๐ŸŒพRehat : bakar kentang ungu, jagung bakar, gorengan, kopi, teh ๐Ÿ˜š๐Ÿ‘Œ๐Ÿผ
๐ŸŒพkantin, bazaar buka semalam suntuk ๐Ÿœ๐Ÿกโ˜•
Mari malam 31 berkumpul dengan orang- orang sholeh dengan sajian kajian ilmu bermutu๐Ÿ‘๐Ÿผ
_”Sebaik-baiknya teman adalah orang-orang sholeh.”_
*Berkumpul dengan orang-orang yg sholeh akan mengubahmu dari 6 perkara kepada 6 perkara:*
1. Dari keraguan dlm perkara agama, menjadi yakin.
2. Dari sikap riya’ dlm beribadah, menjadi ikhlas.
3. Dari lalai mengingat Allah, menjadi senantiasa berdzikir.
4. Dari cinta dunia, menjadi cinta akhirat.
5. Dari sombong, menjadi tawadhu’.
6. Dari yg mudharat, menjadi senantiasa maslahat.
_*(Imam Ibnul Qayyim)*_
_Tinggalkan hingar bingar duniawi, jangan habiskan malam dengan tasyabbuh, mari habiskan malam dengan Allah untuk ilmu ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

Mencari Bekal Sebelum Meninggal โ€ข Aulia Izzatunisa

GOLEK SANGU MATI

Seorang nenek tua renta mendatangi sebuah masjid. Dengan badan yang sudah bungkuk dan langkahnya yang pelan. Dia berjalan menuju masjid kampung itu. Saat itu waktu masih terang dan sore belum beranjak gelap. Bulan puasa itu seolah menjadi saksi bahwa nenek ini sangat bersemangat hadir di masjid sebelum anak-anak kecil datang untuk TPA dan buka puasa.

Nenek itu telah tiba sebelum para remaja dan pemuda datang untuk menyiapkan kegiatan sore hari di masjid itu. Nenek tua itu mengakrabi masjid dan mencerminkan keinginan kuat untuk bisa hadir shalat berjamaโ€˜ah di masjid. Dia rela untuk hadir sebelum sore tiba dan tetap menunggu datangnya shalat โ€˜Isya’ dan Tarawih di masjid itu setelah jamaโ€˜ah shalat Maghrib usai.

Seorang nenek yang menyadari bahwa hidup ini adalah saat untuk membekali diri dengan amal shalih. Ketika bertemu seorang pemuda, sang nenek pun mengungkapkan sebuah kalimat berbahasa Jawa yang sangat membekas yang kurang lebih berbunyi, โ€œSimbah iki lagi golek sangu matiโ€ฆโ€. Artinya, โ€œNenek ini sedang mencari bekal untuk menyambut kematianโ€ฆโ€.

Saudaraku yang dirahmati Allah, disadari atau tidak kita sering kali terjerumus dalam hal-hal yang merusak dan menghancurkan hidup kita sendiri. Kita tidak sesadar nenek tua itu. Kita tidak secerdas sang nenek. Kita sering lalai bahwa kehidupan di dunia ini hanya sementara dan fana. Akan ada kehidupan setelah kematian yang menuntut pertanggungjawaban.

Oleh sebab itu, sang nenek dengan nada polos dan penuh keimanan menyatakan bahwa apa yang dia lakukan adalah suatu hal yang sangat wajar; yaitu mempersiapkan diri dengan amal untuk menyambut kematian.

Bersyukurlah kepada Allah apabila pada saat ini Anda masih diberikan taufik untuk memeluk Islam; agama yang sempurna dan mengatur segala sudut kehidupan anak manusia. Agama yang menunjukkan kepada kebahagiaan dunia dan akhirat bagi pemeluknya.

Bersyukurlah Anda apabila ternyata hari ini Allah masih bukakan pintu taubat untuk Anda. Karena taubat tidak lagi diterima ketika nyawa sudah berada di tenggorokan. Bersyukurlah wahai saudaraku atas nikmat kesehatan dan waktu luang yang selama ini Allah curahkan kepadamu.

Dari Ibnu โ€˜Abbas -radhiyallahu โ€˜anhuma-, ia berkata bahwa Nabi -shallallahu โ€˜alaihi wa sallam- bersabda,

ู†ูุนู’ู…ูŽุชูŽุงู†ู ู…ูŽุบู’ุจููˆู’ู†ูŒ ูููŠู’ู‡ูู…ูŽุง ูƒูŽุซููŠู’ุฑูŒ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ุงู„ุตู‘ูุญู‘ูŽุฉู ูˆูŽุงู„ู’ููŽุฑูŽุงุบู

โ€œDua buah nikmat yang kebanyakan orang terpedaya karenanya; yaitu kesehatan dan waktu luangโ€.

(HR. Bukhari No. 6412)

Banyak orang yang tidak sadar bahwa sehat dan waktu luang adalah kesempatan emas untuk meraup pahala dan membekali diri dengan amal shalih dan ketaatan untuk mencari surga.

Banyak orang yang lalai dengan nikmat yang Allah berikan kepadanya sehingga waktu terbuang sia-sia dan kesehatan pun dia gunakan dalam hal-hal yang membuat Allah murka kepadanya.

Sungguh bijak perkataan Abu Hazim -rahimahullah-,

โ€œSetiap nikmat yang tidak semakin menambah kedekatan diri kepada Allah, maka itu adalah malapetakaโ€.

Betapa banyak malapetaka hati yang kita ledakkan dan betapa sedikit rasa syukur kita kepada Allah atas nikmat yang telah Allah berikan kepada kita. Pantaslah jika Allah menyinggung di dalam kitab-Nya, bahwa โ€˜sangat sedikit di antara hamba-hamba-Ku yang pandai bersyukurโ€ฆโ€™. Sebab itulah kenyataan yang sebenarnya.

Setiap yang bernyawa pasti merasakan kematian. Dan setiap insan akan menemui ajalnya, cepat atau lambat. Apabila telah tiba saatnya kematian tidak bisa ditunda ataupun diajukan walaupun hanya satu jam. Setiap yang akan datang itu adalah dekat, dan kematian itu pasti datang, maka kematian adalah dekat.

Begitu pula kiamat, kiamat sudah mendekat namun kita selalu terlena dan hanyut dalam kelalaian. Belumkah tiba saatnya bertaubat dan kembali ke jalan Allah?

http://www.al-mubarok.com
______________________
๐Ÿ“Œ Kita sama-sama peduli dengan dakwah utama dan prioritas, yaitu tauhid dan aqidah. Anda bisa ikut aktif, caranya ketika mendapatkan tulisan ini, bagikan kembali di sosial media yang Anda punya dan seterusnya sehingga dakwah tauhid tersebar.

______________________
โ™ป Silakan disebarluaskan

Cara Istri Mendapatkan Pahala Yang Besar โ€ข Aulia Izzatunisa

Assallamuallaikum warahmatullah wabarakatuh..

..MENDIDIK ANAK DIRUMAH JUGA TERMASUK KARIR..

Jika sekedar hanya untuk mendidik anak yang sukses didunia saja maka orang selain islam juga bisa, banyak yang sukses diduniaย 

Tapi untuk mendidik anak sukses Dunia juga Akhirat, perluh ibu yang lebih banyak tinggal dirumah dan fokus dengan pendidikan anak mengajarkan adab ,Al-Quran dan doa sejak kecil, mengajarkan Alif,ba,ta,

Siapa yang mengajarkam imam syafi’i
Kecil umur 7 tahun sudah hafal Al-Quran ?
Siapa yang memandikan imam malik
Kecil pagi” dan pergi ke gurunya ?
Siapa yang menghabiskan harta yang banyak untuk pendidikan guru imam Malik rabi’atur ra’yi ?

Sebagaian mereka adalah wanita janda ,
Ibu imam syafi’i, ibu imam Ahmad ,ibu Rabi’atur Ra’yi ditinggal suami berjihad sejak hamil sampai tua baru ketemu.

๐Ÿ‚ jika Anak adalah titipan Allah , jangan dititipkan kepada orang lain..

๐Ÿ‚ wanita hendaknya lebih banyak dirumah dari pada diluar untuk mendidik anak” mereka, karena mendidik anak perluh fokus dirumah.

โœ” Tinggal dirumah adalah Perintah Allah.
Dalam al-Quran ,Allah azza wa jalla berfirman yang artinya ;,

“Dan hendaklah kamu tetap tinggal dirumah” kalian dan janganlah kalian dan janganlah kalian berhias dan bertingkah laku seperti orang” jahiliyah yang dahulu, dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasulnya..
Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menggilangkan dosa dari kamu,wahai ahlu bait, dan membersihkan kamu sebersih bersihnya..(Al-Ahzab,33)

๐Ÿ‚ Wanita adalah pemimpin dirumah dalam hal mendidik anak”nya sedangkan suami adalah pengawas pendidikan istri dan anak”nya .orang tua adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggung jawabanya atas kepemimpinanya..

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda ;,

“Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan ditanya tentang yang dipimpinya,pemimpin negara adalah pemimpin dan ia akan ditanya tentang yangย  pemimpinanya .seorang laki” adalah pemimpin bagi keluarganya dan ia akan ditanya tentang yang dipimpinnya .
Seorang wanita adalah pemimpin bagi anggota keluarga suaminya serta anak”nya dan ia akan ditanya tentang mereka ,seorang budak adalah pemimpin atas harta tuannya dan ia akan ditanya tentang harta tersebut..
Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan ditanya tentang yang dipimpinnya..(HR.Bukhari.893 dan Muslim 1829)..

๐Ÿ“ Akhwat MencariridhoAllah

3 Cara Menuntut Ilmu Islam โ€ข Aulia Izzatunisa

TIGA CARA YANG PALING JITU DALAM MENUNTUT ILMU

Menuntut ilmu agama adalah ibadah yang sangat mulia. Bahkan Allah taโ€˜ala telah menetapkan bahwa seorang hamba tidak akan menggapai kebaikan apapun tanpa mempelajari ilmu agama.

Rasulullah -shallallahu โ€˜alaihi wa sallam- bersabda,

ู…ูŽู†ู’ ูŠูุฑูุฏู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุจูู‡ู ุฎูŽูŠู’ุฑู‹ุง ูŠูููŽู‚ู‘ูู‡ู’ู‡ู ูููŠ ุงู„ุฏู‘ููŠู†ู

โ€œBarang siapa yang Allah kehendaki kebaikan baginya, niscaya Allah akan pahamkan dia dalam hal agamaโ€.

(HR. al-Bukhari No. 71 dan Muslim No. 1037)

al-Hafizh Ibnu Hajar al-Asqalani asy-Syafiโ€˜i -rahimahullah- berkata,

ูˆูŽู…ูŽูู’ู‡ููˆู…ู ุงู„ู’ุญูŽุฏููŠุซู ุฃูŽู†ู‘ูŽ ู…ูŽู†ู’ ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุชูŽููŽู‚ู‘ูŽู‡ู’ ูููŠ ุงู„ุฏู‘ููŠู†ู ุฃูŽูŠู’ ูŠูŽุชูŽุนูŽู„ู‘ูŽู…ู’ ู‚ูŽูˆูŽุงุนูุฏูŽ ุงู„ู’ุฅูุณู’ู„ูŽุงู…ู ูˆูŽู…ูŽุง ูŠูŽุชู‘ูŽุตูู„ู ุจูู‡ูŽุง ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ููุฑููˆุนู ููŽู‚ูŽุฏู’ ุญูุฑูู…ูŽ ุงู„ู’ุฎูŽูŠู’ุฑูŽ

โ€œMafhum hadits ini adalah siapa yang tidak melakukan tafaqquh fid din (berusaha memahami agama), yaitu tidak mempelajari kaidah-kaidah Islam dan cabang-cabangnya maka sungguh ia telah diharamkan untuk meraih kebaikanโ€.

(lihat Fathul Bari [1/165])

Allah tabaraka wa taโ€˜ala juga menjanjikan keutamaan yang besar di dunia dan akhirat bagi siapa yang menuntut ilmu agama, terutama melalui majelis ilmu.

Rasulullah -shallallahu โ€˜alaihi wa sallam- bersabda,

ู…ูŽู†ู’ ุณูŽู„ูŽูƒูŽ ุทูŽุฑููŠู‚ู‹ุง ูŠูŽู„ู’ุชูŽู…ูุณู ูููŠู‡ู ุนูู„ู’ู…ู‹ุงุŒ ุณูŽู‡ู‘ูŽู„ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ู„ูŽู‡ู ุจูู‡ู ุทูŽุฑููŠู‚ู‹ุง ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉูุŒ ูˆูŽู…ูŽุง ุงุฌู’ุชูŽู…ูŽุนูŽ ู‚ูŽูˆู’ู…ูŒ ูููŠ ุจูŽูŠู’ุชู ู…ูู†ู’ ุจููŠููˆุชู ุงู„ู„ู‡ูุŒ ูŠูŽุชู’ู„ููˆู†ูŽ ูƒูุชูŽุงุจูŽ ุงู„ู„ู‡ูุŒ ูˆูŽูŠูŽุชูŽุฏูŽุงุฑูŽุณููˆู†ูŽู‡ู ุจูŽูŠู’ู†ูŽู‡ูู…ู’ุŒ ุฅูู„ู‘ูŽุง ู†ูŽุฒูŽู„ูŽุชู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู ุงู„ุณู‘ูŽูƒููŠู†ูŽุฉูุŒ ูˆูŽุบูŽุดููŠูŽุชู’ู‡ูู…ู ุงู„ุฑู‘ูŽุญู’ู…ูŽุฉู ูˆูŽุญูŽูู‘ูŽุชู’ู‡ูู…ู ุงู„ู’ู…ูŽู„ูŽุงุฆููƒูŽุฉูุŒ ูˆูŽุฐูŽูƒูŽุฑูŽู‡ูู…ู ุงู„ู„ู‡ู ูููŠู…ูŽู†ู’ ุนูู†ู’ุฏูŽู‡ู

โ€œBarang siapa yang menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu agama, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga, dan tidaklah ada satu kaum yang berkumpul di rumah Allah; membaca kitab Allah dan saling mengajarkannya di antara mereka, kecuali akan turun kepada mereka ketenangan, dicurahkan kepada mereka rahmat, malaikat meliputi mereka dan Allah menyebut mereka di hadapan malaikat yang ada di sisi-Nyaโ€.

(HR. Muslim No. 2699)

Syaikh Muhammad bin Shalih al-โ€˜Utsaimin -rahimahullah- ditanya :

ุณ : ุณุฆู„ ูุถูŠู„ุฉ ุงู„ุดูŠุฎ -ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡- : ู…ุง ุฃุญุณู† ูˆุณูŠู„ุฉ ู„ุชู„ู‚ูŠ ุงู„ุนู„ู… ุงู„ู†ุงูุนุŸ

ูุฃุฌุงุจ ุจู‚ูˆู„ู‡ : ุงู„ูˆุณุงุฆู„ ู…ุฎุชู„ูุฉ ูˆู‡ูŠ ูƒุซูŠุฑุฉ -ูˆุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡- ููŠ ุงู„ูˆู‚ุช ุงู„ุญุงุถุฑ.

ูู…ู† ุงู„ูˆุณุงุฆู„ : ุฃู† ุชุชู„ู‚ู‰ ุงู„ุนู„ู… ุนู„ู‰ ุดูŠุฎ ู…ุฃู…ูˆู† ููŠ ุนู„ู…ู‡ ูˆุฏูŠู†ู‡ุŒ ูˆู‡ุฐู‡ ุฃุญุณู† ุงู„ูˆุณุงุฆู„ ูˆุฃู‚ูˆู‰ ุงู„ูˆุณุงุฆู„ุŒ ูˆุฃู‚ุฑุจ ุงู„ูˆุณุงุฆู„ ุฅู„ู‰ ุชุญุตูŠู„ ุงู„ุนู„ู….

ูˆู…ู† ุงู„ูˆุณุงุฆู„ : ุฃู† ุชุชู„ู‚ู‰ ุงู„ุนู„ู… ู…ู† ุงู„ูƒุชุจ ุงู„ู…ุคู„ูุฉ ุงู„ุชูŠ ุฃู„ูู‡ุง ุนู„ู…ุงุกู…ุฃู…ูˆู†ูˆู† ู…ูˆุซูˆู‚ูˆู† ููŠ ุนู„ู…ู‡ู… ูˆุฏูŠู†ู‡ู….

ูˆู…ู† ุงู„ูˆุณุงุฆู„ : ุฃู† ุชุณุชู…ุน ุฅู„ู‰ ุงู„ุฃุดุฑุทุฉ ุงู„ู…ู†ุดูˆุฑุฉ ู…ู† ุงู„ุนู„ู…ุงุก ุงู„ู…ูˆุซู‚ูŠู† ุจุนู„ู…ู‡ู… ูˆุฃู…ุงู†ุงุชู‡ู…ุŒ ู‡ุฐู‡ ุซู„ุงุซ ุทุฑู‚ ูŠู…ูƒู† ุฃู† ูŠุญุตู„ ุจู‡ุง ุงู„ุนู„ู…ุŒ ูˆุฃู‡ู… ุดูŠุก ู‡ูˆ ุงู„ุงุฌุชู‡ุงุฏ ูˆุงู„ู…ุซุงุจุฑุฉ ูˆุญุณู† ุงู„ู‚ุตุฏ ูุฅู† ุฐู„ูƒ ู…ู†ุฃุณุจุงุจ ุญุตูˆู„ ุงู„ุนู„ู….

Pertanyaan : Sarana apakah yang terbaik dalam menuntut ilmu yang bermanfaat?

Jawaban : Sarana-sarana menuntut ilmu banyak bentuknya di zaman modern ini, walhamdulillah. Di antaranya :

[Pertama] Engkau menuntut ilmu dari seorang guru yang terpercaya dalam ilmu dan (amal) agamanya. Dan ini adalah sarana terbaik, terkuat dan, terdekat untuk meraih ilmu.

[Kedua] Engkau menuntut ilmu dari kitab-kitab yang ditulis oleh para ulama yang amanah lagi terpercaya dalam ilmu dan agama mereka.

[Ketiga] Engkau menuntut ilmu melalui kaset-kaset yang disebarkan para ulama yang terpercaya dalam ilmu dan amanah mereka.

Inilah tiga cara yang memungkinkan untuk meraih ilmu.

Dan yang paling penting dalam menuntut ilmu adalah :

[1] Kesungguhan,

[2] Sabar dalam menuntut ilmu secara terus menerus, dan

[3] Niat yang baik.

Inilah sesungguhnya di antara sebab untuk meraih ilmu.

(lihat Majmuโ€™ Fatawa wa Rasail asy-Syaikh Ibnu al-โ€˜Utsaimin -rahimahullah- [26/148] No. 50]

ูˆุจุงู„ู„ู‡ ุงู„ุชูˆููŠู‚ ูˆุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู†ุจูŠู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ูˆุณู„ู…

______________________
๐Ÿ“Œ Kita sama-sama peduli dengan dakwah utama dan prioritas, yaitu tauhid dan aqidah. Anda bisa ikut aktif, caranya ketika mendapatkan tulisan ini, bagikan kembali di sosial media yang Anda punya dan seterusnya sehingga dakwah tauhid tersebar.

______________________
โ™ป Silakan disebarluaskan

Design a site like this with WordPress.com
Get started