Indonesia Tanpa Pacaran

Kenapa kalau pacaran, yang banyak rugi perempuan?

1. Karena perempuan itu suka merasa. Kalau udah suka, ya bisa kepikiran terus. Ada masalah dikit galau, pacar selingkuh nangis, pacar ninggalin? duh gatau deh.

2. Karena perempuan itu gampang percaya. Kalau dia udah yakin itu cowo baik. Udah percayain semuanya. Terus tetiba dia ditinggalin gitu aja setelah ada yang lebih baik atau setelah ia kehilangan hal paling penting darinya, ahh.. berakhirlah sudah.

3. Karena masalalu perempuan itu penting.
Pacaran, buat menghindari sentuh-sentuhan, jalan berduaan atau hal-hal yang lebih jauh kadang susah. Apalagi kalau urusannya udah soal nafsu, cuma berdua lagi. Iya kan?

Coba tanyain deh sama cowo, kebanyakan dari mereka itu pengennya istri yang baik, sholehah, dan paling penting masih suci.
Ketika kesucianmu hilang karena pacaran terus pacarmu nikah sama yang lain?
duh ah.. bisa berasa runtuuuh dunia.

That’s why orang-orang banyak ngingetin kita gimana bahanyanya pacaran.
Gimana pentingnya kita tetep jadi sebaik-baik perhiasan.
Dan gimanaa dampak pacaran buat kita dimasa depan.

Makanya selagi belum jauuuuh. Selagi Allah masih ngasi kesempatan. Mending di sudahin atau halalain ajah.

Daripada makin didiemin, dosa makin banyak, maksiat makin rajin, kehilangan sisi terpenting perempuan bisa aja terjadi, kan?

🙂 #ayoHalalin

Kunjungi,

IG : @islam_nasehat

Blog : http://www.islam-nasehat.tk

Untuk ilmu bermanfaat lainnya.

Makanan Terburuk Dalam Pesta Pernikahan

Diriwayatkan oleh Imam Muslim dan Imam al-Bukhari Rahimahumullahu Ta’ala dari sahabat mulia Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, #Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam menyebutkan ciri #walimah #pernikahan yang paling #buruk. Hendaknya kita memperhatikan riwayat ini, agar #makanan yang kita hidangkan dalam walimah nikah tidak tergolong dalam seburuk-buruknya hidangan.
.
“Makanan yang paling buruk adalah makanan dari pesta walimah yang tidak diundang di dalamnya orang yang mau datang kepadanya (#orangmiskin), tapi diundang orang yang engggan datang kepadanya (#orangkaya). Barang siapa tidak memperkenankan undangan, sesungguhnya telah #durhaka kepada #Allah Ta’ala dan Rasul-Nya.”
.
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim ini, makanan yang paling buruk dinisbatkan pada hidangan walimah yang hanya mengundang orang kaya. Padahal, orang kaya sudah terbiasa mengonsumsi makanan enak dan sangat jarang merasa puas dengan hidangan makan yang disediakan dalam walimah pernikahan yang dia hadiri.

Sebaliknya, dalam walimah tersebut tidak mengundang orang-orang miskin, padahal mereka sangat menghajatkan makanan yang #enak dalam pesta walimah karena jarang mengonsumsinya. “Seburuk-buruk makanan ialah makanan (walimah) yang hanya mengundang orang-orang kaya, tetapi meninggalkan orang-orang miskin.”
.
Senada dengan hadits pertama, hadits kedua yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari menyebutkan bahwa semewah apa pun makanan yang dihidangkan dalam sebuah walimah pernikahan, jika hanya mengundang orang-orang kaya dan tidak melibatkan orang-orang miskin, maka makanan tersebut disebut oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam sebagai seburuk-buruknya makanan.

Dua hadits yang mulia ini hendaknya menjadi pelajaran berharga bagi sebagian kita. Islam sebagai agama yang mulia benar-benar mengatur seluruh persoalan yang dihadapi oleh umat manusia. Bahkan dalam hal walimah pernikahan, #Islam memberikan panduan yang sangat jelas, manusiawi, dan sesuai dengan norma-norma kebaikan yang terkandung dalam masyarakat.
.
.
.
IG : @islam_nasehat

Blog : http://www.islam-nasehat.tk

Muslim Yang Bijak Adalah Yang Paling Banyak Mengingat Kematian

“Ya Rasulullah, bagaimanakah orang mukmin yang utama?”

Beliau menjawab: “Orang yang paling baik akhlaknya.”

Dia bertanya lagi; “Orang mukmin yang bagaimanakah yang paling bijak?”

Beliau menjawab: “Orang yang paling banyak mengingat kematian, dan yang paling baik persiapannya setelah kematian, merekalah orang-orang yang bijak.”

(HR. Ibnu Majah)

Hijrahmu Palsu

▶Dulu, kamu gemar memamerkan aurat dengan pakaian ketat serba mini dan banyak gaya.
✅Sekarang, yang kamu pamerkan mata indah lentikmu yang mendapat pujian dari ikhwan sejagad maya.
Lalu, apa bedanya?
.
▶Dulu, kamu habiskan waktumu dengan pacaran bercumbu mesra.
✅Sekarang, kamu pun berduaan dengan ikhwan modus di chat whatsapp, berlindung di balik “taaruf” dan Kau Viralkan “TANPA PACARAN”
apa bedanya?
.
▶Dulu, kamu mengidolakan oppa-oppa korea yang katamu tampan, kamu pun tak bisa menundukkan pandangan.
✅Sekarang, kamu berpindah pada ikhwan-ikhwan ‘religi’ selebgram, katamu itulah suami idaman.
Lalu, apa bedanya?
.
💯Tampilanmu memang berubah, hadir dikomunitas ‘akhwat berniqab’ ke sana kemari, lalu foto selfie wefie-mu bertebaran di sana sini, tapi majlis ilmu tak pernah kau kunjungi.
.
📚Hafalan al-Qur’an-mu tak bertambah, pemahamanmu mengenai agama sebatas mengandalkan logika dan “katanya”, tak pernah tersentuh kitab-kitab para ulama, lalu mau kau apakan anak-anakmu kelak?
.
Apa yang akan engkau ajarkan pada mereka❓
.
Shalihah, mari jadikan diri kita lebih baik, bukan sekadar tampilan, tapi juga dari segi keilmuan.
Karena perempuan adalah tonggak sebuah peradaban.
.
🌹Shalihah, Mari kita datangi majelis ilmu, sibukkan diri kita dengan ilmu, ilmu, dan ilmu. Lalu barengi dengan perbaikan adab, hapus foto-fotomu, jangan terperdaya dengan pujian, itu hanya ucapan yang akan menjauhkanmu dari keberkahan.
.
Carilah ridha Allah semata.
Teladanilah para istri Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dan para shahabiyah–dimana kita tak pernah tahu raut wajah mereka, namun nama mereka sampai saat ini harum mewangi.

#muhasabahdiri
.

Jangan Lupa Bersyukur

Syukur

Ibnu Abid Dunya menyebutkan hadits dari ‘Abdullah bin Shalih, ia berkata bahwa telah menceritakan padanya Abu Zuhair Yahya bin ‘Athorid Al Qurosyiy, dari bapaknya, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

‎لاَ يَرْزُقُ اللهُ عَبْدًا الشُّكْرَ فَيَحْرُمُهُ الزِّيَادَة

“Allah tidak mengaruniakan syukur pada hamba dan sulit sekali ia mendapatkan tambahan nikmat setelah itu. Karena Allah Ta’ala berfirman,

‎لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ

“Jika kalian mau bersyukur, maka Aku sungguh akan menambah nikmat bagi kalian.” (QS. Ibrahim: 7)  (HR. Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman, 4: 124)

Al Hasan Al Bashri berkata, “Sesungguhnya Allah memberi nikmat kepada siapa saja yang Dia kehendaki. Jika seseorang tidak mensyukurinya, maka nikmat tersebut berbalik jadi siksa.”

Ibnul Qayyim berkata, “Oleh karenanya orang yang bersyukur disebut hafizh (orang yang menjaga nikmat). Karena ia benar-benar nikmat itu terus ada dan menjaganya tidak sampai hilang.” (‘Iddah Ash-Shabirin, hlm. 148)

Semoga manfaat.

Hidup Sesuai Aturan Allah

Hiduplah seperti sebagaimana Allah menginginkan kita Hidup •••
Bukan hidup yg semau kita, tapi Harus semau Allah •••
Hidup yang berkembang dalam Ketaatan dan bersandar Hanya kepada Allah •••
.
Allah ga Pernah bikin Hidup kita Ribet, tapi kitanya sendiri yang bikin seolah Hidup ini rumit karena menjalankan Hidup ga pake Aturan Allah dan mencari solusi dari tiap ujian yg datang ga pake cara yg di anjurkan dalam Islam •••
.
Bahkan dalam Al Quran jelas “Jadikan Sabar dan Shalat sebagai Penolong” ,
Ga usah ribet, ga usah pusing, bersandar sama Allah, sabar aja •••
Shalat lah yng khusyu, nanti di tolong Allah dari jalan yg mgkin kita ga sangka²,
tau² selesai aja Masalahnya,
ada aja jalan keluarnya dr Allah •••
See? betapa simplenya Allah menginginkan kita dalam Memecahkan Masalah 😍

Hamasah ^^

Senyum Adalah Ibadah Dalam Islam

Tetap tersenyum untuk apapun yang kau rasakan *keep smile 😊😊😊

#karena tersenyum adalah ibadah

manfaat dan keutamaan senyuman kepada orang lain berdasarakan Islam Sabda Rosull Nabi Muhammad, yuk simak baik-baik :

1. Bernilai Ibadah Rosullullah Bersabda:“Senyummu ketika berjumpa saudaramu adalah ibadah.” ( HR al-Baihaqi no. 7935)

2. Menhargai Kebaikan Dari Abu Dzarr Radiyallahu ‘anhu ia berkata, : Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa sallam bersabda  :

”Janganlah kamu memandang rendah sedikitpun suatu kebajikan, walaupun sekedar kamu bertemu  saudaramu dengan wajah berseri-seri”. (HR Muslim no.2626.).

3. Menjadi Obat Hati, Fikiran dan Jiwa Rasulullah bersabda :

” Janganlah kamu terlalu membebani jiwamu dengan segala keseriusan hidup. Hiburkanlah dirimu dengan hal-hal yang ringan dan lucu kerana jikalau jiwa terus dipaksa memikul beban-beban yang berat, ia akan menjadi keruh.” ( HR Ibnu Majah no. 1130)

4. Dapat menenangkan hati yang marah dan emosi orang lain dan diri sendiri. Anas bin Malik meriwayatkan, dia berkata,

” Suatu hari aku dan para sahabat berjalan bersama-sama Rasulullah s.a.w. Ketika itu baginda memakai selimut dari daerah Najran yang hujungnya agak kasar. Tiba-tiba baginda bertemu dengan seorang Badwi( Arab Pedusunan). Tanpa disangka, lelaki Badwi itu langsung menarik selimut Rasulullah s.a.w dengan kuat sehingga aku melihat kesan merah di bahu baginda. Lelaki Badwi itu dengan kasar berkata, “Suruh orangmu memberi harta Allah kepadaku yang engkau simpan sekarang juga!” Kelakuan kasar dan sombong si Badwi tersebut membuatkan para sahabat sangat marah dan ingin mengajarnya. Namun Rasulullah melayani sikap kasar lelaki Badui itu dengan senyuman dan berkata kepada kami dengan senyum manis pula, “Berilah lelaki ini makanan apa sahaja yang dia mau. Kami lantas memberi si Badui makanan yang dia pinta. Dan kami tidak jadi mengajar si Badui kerana senyuman Rasulullah s.a.w.

( HR at-Tabrani no. 7695 )

5. Amal sholih yang murah namun benilai tinggi Dari Abu Dzar Radhiyallahu anhu berkata :

“Bahwa beberapa orang dari Sahabat berkata kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Wahai Rasulullah! Orang-orang kaya telah pergi dengan membawa banyak pahala. Mereka shalat seperti kami shalat, mereka puasa seperti kami puasa, dan mereka dapat bersedekah dengan kelebihan harta mereka.” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Bukankah Allah telah menjadikan bagi kalian sesuatu yang dapat kalian sedekahkan? ” (HR. Muslim no. 720, 1006)

Mencintai Sesama Saudara Muslim

ENGKAU ADALAH AKU YANG LAIN

Sepertinya kata-kata indah yang baru ditemukan rangkaiannya oleh orang sekarang.

Ternyata Nabi tercinta kita, Muhammad -shallallahu ‘alaihi wa sallam- sejak 14 abad yang lalu, telah merangkai kata yang lebih indah dari itu.

Itulah sabda beliau -shallallahu ‘alaihi wa sallam-,

لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيْهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ

“Tidak sempurna iman seseorang dari kalian, sampai dia mencintai untuk saudaranya, apa yang dia cintai untuk dirinya”. (HR. Bukhari No. 13 dan Muslim No. 45)

Ya! Tidak hanya ENGKAU adalah AKU yang lain, tapi DIA adalah AKU yang lain. Perlakukanlah dia sebagaimana Engkau senang diperlakukan, walaupun dia tidak di hadapanmu.

Saudaraku, ISLAM mempunyai segalanya yang baik, ia agama yang telah dijadikan ALLAH sempurna. Hanya saja kejahilan kita sering menjadikan kita tidak tahu keindahan dan kemuliannya.

Yuk, terus mendalami Islam, jangan sampai hanya puas dengan namanya saja.

– Ustadz Dr. Musyaffa’ ad-Dariny, M.A. -hafizhahullah- –
______________________

Benarkah Doa Ibu Mampu Menembus Langit

•  •  •
Kedudukan ibu berada tiga tingkat diatas ayah. Doa ibu mampu menembus langit dan sangat mustajab di hadapan Allah. Karena itu muliakanlah. Jangan sampai kalian menyakitinya, membuatnya menangis, apalagi sampai memancing emosinya hingga mengeluarkan sumpah serapah atau kata-kata buruk.
.
Bersyukurlah jika masih memiliki otang tua, khususnya ibu. Ia akan senantiasa mendoakan kita dalam setiap shalatnya, dalam setiap waktu sepertiga malam-malamnya.
.
“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun . Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (Qs. Luqman : 14)
.
Ayat diatas menyebutkan keutamaan seorang ibu yang mengandung dalam kondisi lemah bertambah-tambah dan menyusui. Dengan demikian kita bisa mengetahui bagaimana posisi Ibu dalam islam. Beliau sangatlah mulia dan wajib dimuliakan, bahkan melebihi posisi seorang ayah.
.
Oleh karenanya maka berusahala untuk berbakti pada orang tuamu terutama pada Ibumu. Karena hari esok kita ada di desah doa-doanya setiap malam. Dan doa ibu itu mampu menembus langit, begitu mustajab dihadapan Allah. maka muliakanlah ibumu.
Semoga bermanfaat sahabat.
.

Belajar Islam & Jangan Menjadi Islam KTP

Banyak Muslim tapi sedikit yang ter-install Islam didalamnya, banyak yang ngaku Tuhannya Allah tapi menolak diatur Allah

KTPnya sih Muslim, tapi kata-katanya “semua agama itu sama”, bila semua agama itu sama, saya nggak perlu repot memeluk Islam

Katanya sih Muslim tapi giliran dibacain ayat dan hadits, dia protes “nggak usah terlalu fanatik lah! Indonesia bukan cuma Islam!”
.
Muslim itu mesti berani sampaikan apa yang Muhammad saw yakini | bahwa Islam itu tertinggi dan tiada yang lebih tinggi selain Islam
.
“Dia-lah (Allah) yang mengutus Rasul-Nya (Muhammad) dengan membawa petunjuk dan agama (Islam) yang benar” (QS 61:9)
.
“Agar Dia (Allah) memenangkannya (Islam) di atas segala agama-agama meskipun orang musyrik membenci” (QS 61:9)

Jadi Muslim kok minder, bangga dong punya Islam 😀😀😀
(Dari Ust Felix Siauw)

Design a site like this with WordPress.com
Get started