Waspada Bid’ah

Sejatinya kita perlu mempelajari mana yang termasuk Bid’ah dan mana yang termasuk perkembangan zaman. Supaya tidak salah dalam melakukan perbandingan mana yang Bid’ah dan mana yang bukan.

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam a bersabda: “Barangsiapa membuat-buat suatu perkara yang tidak ada dalam agama kami, maka akan tertolak.”

(HR. Abu Daud)

http://www.islam-nasehat.tk

Haji Untuk Ibu

“Wahai Rasulullah, ibuku adalah orang yang tua renta, jika saya menggendongnya ia tidak dapat berpegangan, dan jika saya mengikatnya saya khawatir membunuhnya.

Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bagaimana pendapatmu seandainya ibumu memiliki hutang, apakah engkau akan membayarnya?” Orang tersebut berkata; “Iya”. Maka beliau bersabda: “Maka lakukanlah haji untuk ibumu.”

(HR. Nasa’i)

http://www.islam-nasehat.tk

Seperti Inilah Puasa Nabi Nuh As

Telah menceritakan kepada kami Sahl bin Abu Sahl berkata, telah menceritakan kepada kami Sa’id bin Abu Maryam dari Ibnu Lahi’ah dari Ja’far bin Rabi’ah dari Abu Firas Bahwasanya ia mendengar Abdullah bin Amru berkata,

“Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Nuh berpuasa sepanjang masa kecuali pada hari Iedul Fitri dan Iedul Adlha. “

(HR. Ibnu Majah)

Kunjungi juga,

Instagram : @islam_nasehat
Blog : http://www.islam-nasehat.tk

Facebook Page :
https://facebook.com/nasehatislampage/

Berjuang Dijalan Allah

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Sebaik-baik kehidupan manusia adalah seorang laki-laki yang memegang kendali kudanya dan bergegas untuk berjuang di jalan Allah, setiap kali mendengar suara musuh yang menakutkan atau sangat mengerikan, ia melompat ke atas punggung kudanya untuk mengharapkan kematian. Atau seorang laki-laki yang berada dalam kumpulan kambing yang berada di puncak gunung atau berada di pedalaman lembah ini, ia mendirikan shalat, menunaikan zakat dan beribadah kepada Rabbnya sampai menemui ajalnya, tidaklah ia menjadi manusia kecuali dalam kebaikan.”

(HR. Muslim)

Hati Hati Dengan Istidraj !!!

HATI-HATI DENGAN ISTIDRAJ !!!

Istidraj itu adalah ketika ALLAH tetap memberikan kita :

1. Harta yang berlimpah padahal tidak pernah bersedekah.

2. Rizki berlipat-lipat, padahal jarang shalat dan terus berbuat maksiat.

3. Dikagumi, dan dihormat, padahal akhlak bejat.

4. Diikuti, diteladani dan diidolakan padahal mengumbar aurat dalam berpakaian.

5. Sangat jarang diuji sakit padahal dosa-dosa menggunung dan membukit.

6. Tidak pernah diberikan musibah padahal hidup sombong angkuh dan bedebah.

7. Anak-anak sehat-sehat, cerdas-cerdas padahal diberikan makan dari harta hasil culas.

8. Hidup bahagia penuh canda tawa padahal banyak orang karenanya ternoda dan terluka.

9. Karirnya terus menanjak padahal banyak orang yang diinjak-injak.

10. Semakin tua semakin makmur padahal berkubang dosa sepanjang umur.

Hati-hati sahabatku karena itulah yang dinamakan ISTIDRAJ !

Renungkanlah ayat dibawah ini:

فَلَمَّا نَسُوْا مَا ذُكِّرُوْا بِهٖ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ اَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ  ۗ  حَتّٰٓى اِذَا فَرِحُوْا بِمَاۤ اُوْتُوْۤا اَخَذْنٰهُمْ بَغْتَةً فَاِذَا هُمْ  مُّبْلِسُوْنَ

Maka ketika mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu (kesenangan) untuk mereka. Sehingga ketika mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka secara tiba-tiba, maka ketika itu mereka terdiam putus asa.

[QS. Al-An’am: Ayat 44]

IG : @islam_nasehat
Blog : http://www.islam-nasehat.tk

Design a site like this with WordPress.com
Get started